Rabu, 30 Maret 2011

SECARIK TANYA UNTUK EYANG PUTRI

Sepenggal mimpi belum habis kunikmati

Bisikan waktu mengusik tanpa mau tahu

Sebaris lirik bening mengalun sejukkan kalbu

"Lir ilir lir ilir tandure wong sumilir ..." kuberdiri dan tegakkan telinga

namun tak lagi terdengar syair kelanjutannya ...

urip iku mung sadermo mampir ngombe

wejangan eyang putri kembali terngiang

aku mengangguk lugu saat itu, tanpa membantah,

ataupun bertanya dan menelan mentahmentah

kusapa seekor burung hantu yang tak juga menghentikan nyanyian malamnya

kutitipkan secarik penuh tanya pada eyang di alam sana

bukankah untuk ngombe pun kita harus mencari airnya?

bagaimana jika tak ada lagi mata air untuk anak cucuku kelak?

urip ora mung sadermo ngombe, Eyang ...

cucumu harus berjuang untuk mendapatkan dan mempertahankannya

supaya tetap bisa ngombe lan ora kasatan banyune ...

Bogor, Agustus 2010

** DM **

Tidak ada komentar:

Posting Komentar